IDENTIFIKASI MASALAH



Identifikasi masalah pada umumnya mendeteksi, melacak, menjelaskan aspek permasalahan yang muncul dan berkaitan dari judul penelitian atau dengan masalah atau variabel yang akan di teliti hasil indentifikasi dapat diangkat sejumlah masalah yang saling keterkaitan satu dengan lainya. 

Apabila dalam latar belakang penelitian penjelasannya sudah kemukakan dengan lengkap dan jelas, maka akan memudahkan dalam proses identifikasi masalah. Indentifikasi masalah merupakan proses merumuskan permasalahan-permasalahan yang akan di teliti.
    
Proses selanjutnya memudahkan pembaca memahami hasil penelitian, Dalam bagian ini perlu di tuliskan berbagai masalah yang ada pada objek yang di teliti. Untuk dapat di identifikasi masalah dengan baik, maka peneliti perlu melakukan studi pendahuluan ke objek di teliti, observasi dan wawancara ke berbagai sumber. Dari berbagai permasalahan yang telah di ketahui tersebut. Masalah apa saja yang di duga berpengaruh positif dan negatif terhadap masalah yang di teliti. 

Jadi, identifikasi masalah harus menggambarkan permasalahan yang ada dalam topik atau judul penelitian. Pertanyaan-pertanyaan yang dikemukakan pada identifikasi masalah harus di jawab pada bagian hasil penelitian dan pembahasan. Identifikasi masalah yang di ajukan tidak harus di batasi oleh ketentuan jumlah variabel yang di libatkan dalam penelitian, maksudnya jika variabel yang dilibatkan dalam penelitian ada 2 variabel bebas dan 1 variabel terikat, maka jumlah pertanyaan masalahnya tidak harus 3. Identifikasi masalah juga dapat menunjukkan alat analisis apa yang akan di pakai serta kedalaman dan keluasan penelitian. 


Sumber: Riduwan,
 

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "IDENTIFIKASI MASALAH"

Post a Comment